Kata orang, rindu itu indah. Menurutku, tidak seindah kelihatannya. Jika rindu tidak tersampaikan atau bahkan tidak berbalas, bukan mulut tapi tangislah yang mampu mengungkapkannya.
Setidaknya kita bisa belajar banyak. Dengan rindu kita lebih bisa menghargai arti kehadiran seseorang di dalam hidup kita. Beda tipis dengan perpisahan. Dan rindu bisa juga menjadi indah ketika rasa itu terbalas-sesuai harapan. Mungkin satu kehangatan dan kecup manis bisa menggambarkannya.
Aku mengetahui kabarnya setiap menit, tapi tetap saja..rindu itu tidak bisa hilang. Entah sudah berapa ribu kali kata rindu itu terucap, tetap saja rasa itu hidup. Ya, bahkan rasa itu yang selalu dan selaly membuat jalinan ini terasa lebih berwarna.
Saat ini aku merindu di sisi waktu bahagiaku. Tapi kali ini aku bisa menggambarkannya di sisi tangisku secara sekaligus. Setidaknya, aku bahagia sekarang. Kedepannya juga. Mungkin memang tidak semudah kelihatannya, ya? Aku tahu itu. Salahkah jika aku sedikit berharap?
No comments:
Post a Comment