Wednesday, August 8, 2012

edisi alim






with or without veil? with or without glasses on?
now you have to decide ;D

click read more of you want to;)

awalnya sama sekali nggak kepikir. awal tahun ajaran baru kemarin, sudah ada niatan untuk membeli baju lengan panjang. alasannya? motoran. nggak pengen item. tapi kata ibu, seragam lengan panjang tidak akan terlihat bagus di postur tubuhku yang seperti ini. baiklah-aku menurut saja dan membeli seragam lengan pendek dengan 2 ukuran diatas ukuran seragamku normal. kata ibu, antisipasi.
tapi weekend kemarin beda. ibu mengajak ke jember dan bondowoso untuk ngelayat. tanpa pikir panjang aku bilang,  
"bu, aku kerudungan ya."
"untuk apa?"
"habis ini lebaran. setiap lebaran aku kerudungan bu. kan nggak enak dilihatnya."
lalu ibu melihatku dengan tatapan nanar. aku tahu, bu. aku tahu kenapa. sabar ya, bu. nanti pasti bapak akan mengerti.
hari itu juga, tante dan eyang melihatku dengan tatapan sumringah.  "kamu cantik kalo gini, dek. afghanistan, turki, sebangsanya. mau dilanjut?" ingin rasanya mengiyakan pertanyaan itu. lalu ku lirik ibu. aku mengerti kok, bu.
"udah dek. dilanjut aja. eyang dukung kok. suruh mama juga, ya."
kenyataannya memang tidak akan bisa semudah itu. tapi eyang tau. aku sudah punya niat. aku bilang lagi ke ibu. memohon.
"ngerti-ngerti. tapi coba kamu lihat. itu seragam lengan pendek masih ada dua belum terpakai. mau dikasihin siapa? dinda pun nggak butuh. bukannya ibu pelit. coba lihat. sampe sekarang ibu belum ajak kamu beli baju lebaran kan? ibu capek sama petinggi kita yang suka makan uang haram. harusnya uang ibu sudah cair dari 2 bulan yang lalu, tapi nyatanya sampai sekarang belum. apa tidak berbunga? bunga nya lari kemana? mau lebaran pake uang dari mana? sabar, nak. pasti ibu belikan. hanya saja tidak sekarang... oh iya, jangan lupa bilang bapakmu. ibu malu. ibu juga ingin berkerudung. bapak pasti dengerin omongan kamu. ibu mohon. ibu juga ingin seperti kamu...."
baiklah, bu. aku akan mencoba untuk mengerti.

No comments:

Post a Comment