Thursday, June 21, 2012

more than friends

HOP coffee, kemarin sore

"nanti mau ta tak pinjemin friends with benefits?"
"apa ceritanya?"
"horor rek"
"*nahan ketawa*"
"sumpah? gimana ceritanya?"
"ya gitu. temenan terus nanti jadi lope dan agak mesum"
"lah mana horornya?"
"dibujuki gelem ae!"
 ***
itu percakapan yg sangat aku kangenin dari smp. ya, mereka yang blak-blakan, nggak tau malu, suka ngeblokir jalan, gila, dan suka menertawakan hal yang sebenernya nggak lucu. itu tadi percakapan diantara aku, adam, enad, dimek, dan aldo. mereka yang begitu cablak dan nggak tau malu.

tidak bisa menahan diri untuk menunggu saat-saat seperti itu lagi bersama iponk, riris, andina, enad, benita, farah, nabilla, rara. disaat dimana kita menjadi pribadi masing-masing seperti waktu di smp. bukan pribadi kita di sekolah yang tidak dekat seperti dulu.

selama hampir setahun membangun pribadi yg baru, yg lebih hati-hati kalau ngomong dan bertindak, dihancurkan begitu aja sama mereka. dan ya, memang itulah diriku yang sebenernya. cuma mereka yang bisa ngebuat aku jadi aku yang dulu vulgar dan nggak tau malu. dimana kita bisa menertawakan jokes mesum, dan tidak menganggapnya tabu. kita lebih dari sekedar tau luar dalem. kita segalanya, as long we'd stay us.
masih dekil dan tidak terawat ya semuanya..
 
ini loh the real senyum lima jari

holland's coffee cake!:9
      
dan mereka selalu siap sedia disaat aku butuh. hanya dengan sapaan seperti ini,
"he, aku buntu."
bisa berujung pada curhat yang berkepanjangan.
cause that's what's friends are supposed to do !

No comments:

Post a Comment